Studi Ekskursi ke Kuala Lumpur - Singapore

17-21 Mei 2011

 

Latar Belakang

Studi Ekskursi yang sudah diprogramkan oleh Program Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas Sumatera Utara pada Semester Genap Tahun Akademik 2010/2011 ini, merupakan sarana atau ajang untuk belajar mengenai:

  1. Arsitektur Regional: kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  2. Perancangan Kota: Panduan Rancang kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  3. Morfologi Pemukiman: kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  4. Konservasi Bangunan dan Lingkungan: yang ada di kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  5. Studio Manajemen Pembangunan Kota: Kuala Lumpur dan Singapura dalam menerapkan kawasan ethnic city sebagai bahagian cari city planning kota secara keseluruhan.

Adapun yang menjadi latar belakang mengapa kawasan tersebut menjadi kasus dalam studi ekskursi adalah karena program tugas yang direncanakan dalam Semester Genap Tahun Akademik 2010/2011 ini terkait dengan ethnic city. Berdasarkan analisa tersebut, bahwa kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura adalah tempat yang tepat menjadi materi tugas mahasiswa bertema ethnic city dalam satu semester ini.  Hal ini juga menjadi latar belakang mengapa direncanakan untuk melakukan public hearing dengan pihak Dewan Bandar Kuala Lumpur (DBKL) dan Urban Redevelopment Authority (URA) di Singapore.

 

Tujuan Studi Ekskursi

Adapun tujuan Studi Ekskursi yang sudah diprogramkan oleh Program Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas Sumatera Utara pada Semester Genap Tahun Akademik 2010/2011 ini, adalah sebagai berikut:

  1. Mempelajari bagaimana proses dalam membuat Panduan Rancang Kawasan  Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  2. Mempelajari bagaimana peran Pemerintah di Kuala Lumpur dan Singapore dalam menerapkan Panduan Rancang untuk kawasan Kawasan  Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  3. Mempelajari Bagaimana melibatkan stakeholder di Kuala Lumpur dan Singapore dalam proses menghasilkan Panduan Rancang untuk kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  4. Melihat langsung kawasan bersejarah di Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh masing-masing Dosen Mata Kuliah.

 

Manfaat Studi Ekskursi

Kegunaan Studi Ekskursi yang akan dilaksanakan oleh Program Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas Sumatera Utara pada semester B tahun 2011 ini adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mahasiswa peserta mata kuliah Morfologi Permukiman, mereka akan mampu menemukan morfologi permukiman di kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura, serta faktor-faktor apa yang membuat bentuk permukiman itu dapat terjadi. Selain itu, mahasiswa akan mampu menjelaskan mengapa kawasan permukiman Chinatown dan Little India tersebut memiliki morfologi yang dapat bertahan hingga saat ini.
  2. Untuk mahasiswa peserta mata kuliah Konservasi Bangunan dan Lingkungan, mereka akan mampu membuat Panduan Rancang Kawasan Pemugaran melalui kasus yang sudah diterapkan pada kawasan bersejarah Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura. Dalam hal ini, Program Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas Sumatera Utara berharap agar masa yang akan datang ada mahasiswa yang bersedia membuat Panduan Rancang Kawasan Pemugaran untuk suatu daerah bersejarah dan kawasan kota yang berbasis  ethnic city yang ada di Sumatera, Sumatera Utara dan Kota Medan khususnya, sebagai penelitian tesisnya.
  3. Untuk Mahasiswa peserta mata kuliah Perancangan Kota, mereka akan mampu membuat paper/tulisan. Dalam hal ini, Mahasiswa akan mampu menemukan permasalahan dan potensi dari setiap unsur-unsur yang ditemukan dalam kawasan bersejarah tersebut, yang dikenal sebagai peninggalan masa penjajahan Inggris. Untuk keadaan ini, tidak menutup kemungkinan mahasiswa akan mampu menghasilkan tulisan-tulisan ilmiah perancangan kota yang berbasis ethnic city dengan judul karya ilmiah sebagai berikut: Perancangan   Kota  Sebagai   Upaya Placemaking; Hak  Kota Etnik dalam Kota Multikultural; Bentuk Massa dan Bangunan di  Kawasan Little India Penang dan  Jalan Masjid India Kuala Lumpur; Bentuk Massa dan Bangunan di  Kawasan Lebuh Chulia  Chinatown Pulau Penang  dan  Petaling Kuala Lumpur; Kota dan Identitas Diri; Ornamen dan Dekorasi di Kawasan Little India Penang dan  Jalan Masjid India Kuala Lumpur; Ethnic  City  sebagai Produk  Kota.
  4. Untuk Mahasiswa peserta mata kuliah Arsitektur Regional, mereka akan mampu menganalisa nilai-nilai kearifan lokal yang masih dipertahankan pada beberapa bangunan yang masuk dalam kategori kawasan bersejarah di Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura. Dalam hal ini, mahasiswa juga akan belajar bagaimana peran arsitek dalam rangka melestarikan kawasan bersejarah apabila mereka dituntut untuk merubah fungsi bangunan bersejarah tersebut bahkan tidak menutup kemungkinan apabila Arsitek tersebut dituntut untuk merubah makna daripada bangunan bersejarah tersebut.
  5. Kegunaan Studi Ekskursi untuk  Program Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas Sumatera Utara adalah untuk membentuk jaringan/network kerjasama dengan pemerintah Dewan Bandar Kuala Lumpur (DBKL) dan Urban Redevelopment Authority Building Singapura. Melalui jaringan tersebut Program Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas Sumatera Utara akan belajar mengenai penerapan teori ke dalam manajemen pembangunan kota.

 

Mekanisme Tugas dan Dosen Penanggung Jawab Mata Kuliah

Bentuk tugas yang akan dibebankan sebagai tugas mata kuliah dalam satu semester, dan Dosen yang bertanggung jawab dalam membimbing mahasiswa di lapangan.

 

Matakuliah TKA 648-Morfologi Permukiman

Dosen Penanggung Jawab: Dr. Ir. Dwira N. Aulia, M.Sc

Deskripsi Tugas:

  1. Bagaimana bentuk permukiman Kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura berdasarkan pengamatan melalui peta.
  2. Menghubungkan bentuk-bentuk yang terjadi dalam setiap sub kawasan berdasarkan teori-teori Morfologi Permukiman yang sedang dipelajari.
  3. Menganalisa faktor-faktor apa yang membuat bentuk-bentuk permukiman setiap sub kawasan dapat terjadi.
  4. Menganalisa faktor-faktor apa yang membuat morfologi permukiman kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura dapat terjadi.
  5. Menemukan bentuk sub kawasan di kawasan permukiman Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  6. Menemukan morfologi kawasan permukiman Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.

Peserta:

  1. Ikhwanza Syahputra (097020031)
  2. Elhamdi Hasdian (097020032)
  3. Heni Khairina Rangkuti (097020033)
  4. Anasri (097020035)

 

Matakuliah TKA 667-Konservasi Bangunan dan Lingkungan

Dosen Penanggung Jawab: Prof. Ir. M. Nawawiy Loebis, M.Phil, PhD

Deskripsi Tugas:

  1. Menganalisa sejarah lingkungan kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura: (1) Menemukan bagaimana proses kawasan tersebut dapat terjadi; (2) Menemukan permasalahan dan potensi  lingkungan kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  2. Menganalisa bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura: (1) Menganalisa nilai-nilai arsitektur pada bangunan bersejarah berdasarkan teori-teori arsitektur; (2) Menganalisa makna dari bangunan bersejarah tersebut; (3) Menemukan permasalahan dan potensi dari suatu bangunan bersejarah yang diteliti.
  3. Menemukan proses pembuatan Panduan Rancang Kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  4. Menemukan bagaimana peran pemerintah dalam proses pembuatan Panduan Rancang Kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  5. Menemukan proses dalam melibatkan stakeholder dalam usaha melestariakan kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  6. Menganalisa Panduan Rancang Kawasan Pemugaran Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  7. Melakukan kajian terhadap Konsep konservasi atau pelestarian dalam bidang arsitektur dan lingkungan.
  8. Melakukan kajian Panduan Rancang Kawasan bersejarah di Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.

Peserta:

  1. Ikhwanza Syahputra (097020031)
  2. Elhamdi Hasdian (097020032)
  3. Heni Khairina Rangkuti (097020033)
  4. Anasri (097020035)

 

Matakuliah TKA 544-Perancangan Kota

Dosen Penanggung Jawab: Beny O.Y Marpaung, ST, MT, PhD

Deskripsi Tugas:

  1. Perancangan Kota Sebagai Upaya Placemaking.
  2. Hak  Kota Etnik dalam Kota Multikultural.
  3. Bentuk Massa dan Bangunan di  Kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  4. Kota dan Identitas Diri.
  5. Ornamen dan Dekorasi di Kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  6. Ethnic  City  sebagai Produk  Kota.

Peserta:

  1. Anasri  (097020035)
  2. Cut Azmah Fithri (107020001)
  3. Saufa Yardha Moerni (107020002)
  4. Muhammad Yanis (107020003)
  5. Windi Herson Fernando (107020005)
  6. Imanuddin (107020010)
  7. Surya Dermawan (107020011)
  8. Immanuel Korselius Karosekali (107020014)
  9. Putri Radiyani Syam (107020015)
  10. Syafiz Harsono (107020021)
  11. Hamdan Sukrawi (107020022)
  12. Yunita Syafitri Rambe (107020023)

 

Matakuliah TKA 556-Arsitektur Regional

Dosen Penanggung Jawab: Imam Faisal Pane, ST, MT

Deskripsi Tugas:

  1.  Menggali spirit of the place yang dimunculkan oleh kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  2. Melakukan identifikasi potensi nilai-nilai arsitektur pada bangunan-bangunan bersejarah di kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  3. Melakukan identifikasi potensi makna suatu bangunan terhadap lingkungannya di kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.
  4. Melakukan kajian konsep perancangan untuk bangunan di kawasan Chinatown dan Little India yang ada di Kuala Lumpur dan Singapura.

Peserta:

  1. Deddy Mulyana (107020004)
  2. Ika Handayani (107020006)
  3. Faisal Aszhari (107020007)
  4. Khairul Amri (107020008)
  5. Ripmi Kamandanu (107020009)
  6. Taufiq Ismail Hutasuhut (107020012)
  7. Zhilli Izzadati Khairuni (107020013)
  8. Firdaus (107020016)
  9. Novi Rahmadhani (107020018)
  10. Liza Tifanni Zuhra (107020019)
  11. Harry Wibowo (107020020)

 

Matakuliah TKA 630-Studio Manajemen Pembangunan Kota

Dosen Penanggung Jawab: Ir. Nurlisa Ginting, MSc

Deskripsi Tugas:

  1. Keterlibatan kawasan Chinatown dan Little India dalam Manajemen Pembangunan Kota Kuala Lumpur dan Singapura secara keseluruhan.
  2. Keterlibatan kawasan Chinatown dan Little India dalam Manajemen pembangunan pariwisata berbasis etnik di Kuala Lumpur dan Singapura.

Peserta:

  1. Ikhwanza Syahputra (097020031)
  2. Elhamdi Hasdian (097020032)
  3. Heni Khairina Rangkuti (097020033)
  4. Anasri (097020035)

 

DOKUMENTASI

Kunjungan ke Urban Redevelopment Authority (URA) - “Singapore City Gallery”

URA 1

URA 4

 

Kunjungan ke Dewan Bandara Kuala Lumpur (DBKL)

DBKL 3

DBKL 4